Irak Imbang Melawan Spanyol 1-1 di Estadio Abanca-Riazor Menjelang Piala Dunia 2026

Menjelang ajang bergengsi Piala Dunia 2026 yang akan dimulai dalam waktu dekat, Tim Nasional Spanyol dan Irak bertemu dalam laga uji coba internasional di Estadio Abanca-Riazor. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat dini hari WIB (5/6/2026) berakhir dengan skor imbang 1-1, dengan kedua gol tercipta di babak pertama. Laga ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mengasah taktik dan strategi sebelum berkompetisi di pentas dunia.
Persiapan Menuju Piala Dunia 2026
Baik Spanyol maupun Irak memanfaatkan laga ini sebagai persiapan penting menjelang Piala Dunia 2026. Meskipun La Roja mendominasi permainan dan menguasai bola lebih banyak, mereka tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk mencetak gol lebih banyak. Pasukan pelatih Luis de la Fuente menunjukkan performa yang ofensif, namun tim Irak yang dilatih Graham Arnold juga menunjukkan ketahanan yang solid.
Gol Pembuka oleh Spanyol
Spanyol membuka skor di menit ke-16 melalui aksi Ferran Torres. Pemain tersebut berhasil memanfaatkan serangan balik cepat yang dimulai oleh Dani Olmo, sebelum menembus pertahanan Irak dan mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan ini memberikan harapan bagi tim tuan rumah untuk melanjutkan dominasi mereka dalam pertandingan.
Gol Penyeimbang dari Irak
Namun, Irak tidak tinggal diam. Hanya 11 menit setelah gol pertama, Merchas Doski berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-27. Melalui umpan panjang dari Akam Hashem, Doski berhasil menemukan celah di pertahanan Spanyol dan menyarangkan bola ke gawang, mengejutkan kiper Joan Garcia. Dengan gol ini, skor menjadi 1-1, menggugah semangat tim tamu untuk terus berjuang.
Dominasi Spanyol yang Tak Berujung pada Gol
Meskipun Irak berhasil menyamakan kedudukan, Spanyol tidak berhenti menyerang. Mereka langsung menginisiasi serangan setelah peluit dibunyikan. Pada menit ketiga, Dani Olmo hampir saja menjebol gawang Irak, tetapi penyelamatan gemilang dari Ahmed Basil menggagalkan peluang tersebut. Tuan rumah terus menekan, menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Peluang Pertama untuk Spanyol
Peluang pertama untuk Spanyol datang di menit ke-8, ketika Alex Baena menerima umpan di sisi kiri lapangan. Tembakan melengkung yang dilepaskannya berhasil diblok oleh Basil, yang tampil sigap dalam menjaga gawangnya. Meskipun mendominasi penguasaan bola, Spanyol tampaknya kesulitan untuk mengonversi peluang menjadi gol.
Taktik Pertahanan Irak yang Efektif
Setelah tertinggal, Irak mengubah strategi mereka menjadi lebih defensif dan menunggu kesempatan untuk menyerang balik. Taktik ini terbukti efektif, terutama setelah mereka berhasil menyamakan kedudukan. Pelatih Graham Arnold melakukan penyesuaian yang tepat, mengatur timnya agar tetap solid di belakang.
Menjelang Akhir Babak Pertama
Spanyol hampir kembali memimpin dua menit setelah gol Irak. Dani Olmo lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan dari sudut sempit, namun Basil kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menyelamatkan gawangnya. Tekanan terus meningkat menjelang akhir babak pertama, di mana Ferran Torres nyaris mencetak gol kedua pada menit ke-40. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti hanya membentur mistar gawang setelah ditepis oleh Basil, dan skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Perubahan Strategi di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pelatih Luis de la Fuente melakukan beberapa pergantian pemain untuk memberikan energi baru kepada timnya. Gonzalo Garcia, Yeremy Pino, Sergio Gomez, Jesus Rodriguez, dan Eric Garcia dimasukkan untuk meningkatkan daya serang. Pergantian ini hampir langsung membuahkan hasil, ketika Jesus Rodriguez melakukan penetrasi yang berbahaya, tetapi tembakannya meleset tipis dari sasaran.
Tekanan Berlanjut di Babak Kedua
Spanyol terus mengintensifkan serangan mereka. Pada menit ke-48, Yeremy Pino mendapatkan ruang di dalam kotak penalti, namun tembakannya hanya menghasilkan sepak pojok setelah mengenai pemain bertahan Irak. Tim tuan rumah tetap berusaha untuk mencetak gol kedua, menunjukkan bahwa mereka tidak puas dengan hasil imbang.
Peluang Emas yang Terbuang
Satu peluang emas kembali muncul pada menit ke-58, ketika Alex Baena mengirim umpan silang berbahaya ke depan gawang. Gonzalo Garcia berhasil menyambarnya, tetapi kiper Jalal Hassan melakukan intervensi krusial, yang membuat peluang tersebut terbuang sia-sia. Irak di sisi lain, lebih fokus pada pertahanan dan memanfaatkan waktu untuk melakukan pergantian pemain demi menjaga stamina tim.
Menjaga Keberlangsungan Permainan
Pelatih Graham Arnold melakukan beberapa perubahan pada pertengahan babak kedua, dengan harapan untuk menjaga kebugaran serta soliditas timnya. Sementara itu, Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola hingga menit-menit akhir. Yeremy Pino mencoba peruntungan dengan tembakan jarak jauh pada menit ke-85, tetapi bola melambung tinggi di atas mistar gawang.
Akhir Pertandingan yang Tanpa Gol Tambahan
Hingga waktu tambahan tiga menit berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pertandingan ditutup dengan skor imbang 1-1, hasil yang mencerminkan semangat dan perjuangan kedua tim. Meskipun hanya laga persahabatan, hasil ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi kedua pelatih sebelum menghadapi kompetisi di Piala Dunia mendatang.
Susunan Pemain
Berikut adalah susunan pemain yang diturunkan dalam laga tersebut:
Tim Spanyol
- Joan Garcia
- Pedro Porro
- Jon Martin
- Aymeric Laporte
- Alex Grimaldo
- Gavi
- Marc Bernal
- Ferran Torres
- Dani Olmo
- Alex Baena
- Borja Iglesias
Tim Irak
- Ahmed Basil
- Hussein Ali
- Zaid Tahseen
- Akam Hashem
- Merchas Doski
- Amir Al-Ammari
- Zaid Ismael
- Marko Farji
- Ibrahim Bayesh
- Ali Jasim
- Ali Al-Hamadi
Dengan hasil imbang ini, kedua tim memiliki waktu untuk merenungkan performa mereka sebelum berjuang di Piala Dunia 2026. Masing-masing tim memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh, dan kita akan melihat bagaimana mereka memanfaatkan kesempatan ini dalam kompetisi yang akan datang.






