Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Mencapai Rp491,63 Triliun pada Februari 2026

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menunjukkan performa yang mengesankan dalam pertumbuhan kredit infrastruktur dengan pencapaian hingga Rp491,63 triliun pada Februari 2026. Pertumbuhan ini sejalan dengan pelaksanaan berbagai proyek strategis nasional yang terus berlanjut. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengungkapkan bahwa ekspansi dalam pembiayaan ini sejalan dengan visi pembangunan pemerintah yang menjadikan infrastruktur sebagai pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui penyaluran kredit yang tepat sasaran, Bank Mandiri berupaya untuk memperkuat daya saing dan mendorong distribusi manfaat ekonomi yang lebih merata di seluruh lapisan masyarakat.
Pentingnya Infrastruktur bagi Pembangunan Ekonomi
Pembangunan infrastruktur merupakan elemen krusial dalam meningkatkan konektivitas dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Riduan menekankan bahwa investasi dalam infrastruktur tidak hanya mendukung kegiatan ekonomi, tetapi juga membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan terus mendukung proyek-proyek infrastruktur yang strategis, Bank Mandiri berkomitmen untuk turut serta dalam mempercepat pembangunan nasional.
Komitmen Bank Mandiri dalam Pembiayaan Infrastruktur
Bank Mandiri memiliki visi yang jelas dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Riduan menegaskan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dengan menyediakan pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan.” Pembiayaan yang diberikan mencakup berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga energi terbarukan, yang semua berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional.
Rincian Pertumbuhan Kredit Infrastruktur
Dalam laporan terbaru, penyaluran kredit infrastruktur Bank Mandiri mencapai Rp491,63 triliun, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 30,8% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp375,85 triliun. Angka ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung proyek-proyek strategis yang terdaftar dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015, yang mengatur kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur.
Subsektor yang Mendapatkan Pembiayaan
Pembiayaan yang disalurkan oleh Bank Mandiri mencakup berbagai subsektor strategis, antara lain:
- Jalan dan transportasi
- Migas dan energi terbarukan
- Tena listrik
- Telematika
- Perumahan rakyat
Proyek-proyek yang didukung mencakup pembangunan jalan tol, pembangunan pelabuhan, dan pengembangan jaringan kereta api yang semuanya berperan penting dalam meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.
Peran Sektor Keuangan dalam Pembangunan Nasional
Riduan menambahkan bahwa penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh Bank Mandiri adalah bukti nyata sinergi antara sektor keuangan dan sektor riil dalam mendukung pembangunan nasional. Infrastruktur yang baik berfungsi untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi ekonomi, dan mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif di seluruh tanah air.
Pembiayaan Berdasarkan Sektoral
Secara sektoral, subsektor transportasi masih menjadi penyumbang terbesar dalam kredit infrastruktur Bank Mandiri dengan nilai mencapai Rp118,03 triliun hingga Februari 2026, mengalami pertumbuhan sebesar 18,45% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, subsektor konstruksi infrastruktur mencatat pertumbuhan tertinggi dengan peningkatan dramatis sebesar 178,19%, mencapai Rp85,84 triliun.
Pembiayaan untuk pembangunan jalan juga menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan sebesar 11,08% menjadi Rp54,84 triliun, sementara subsektor telematika tumbuh 12,61% hingga mencapai Rp44,34 triliun.
Prospek Pembiayaan Infrastruktur di Masa Depan
Melihat ke depan, Bank Mandiri optimis mengenai prospek pembiayaan infrastruktur. Keberlanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terus berjalan diharapkan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Bank Mandiri telah menyiapkan berbagai skema pembiayaan, termasuk sindikasi dan pembiayaan berkelanjutan, untuk menjaga momentum ekspansi di sektor ini.
Strategi Pembiayaan yang Adaptif
Dengan kekuatan jaringan yang luas, pengalaman yang mendalam, dan kapabilitas pembiayaan yang solid, Bank Mandiri siap untuk menyediakan solusi finansial yang adaptif dan berkelanjutan. Riduan menekankan pentingnya pendekatan yang fleksibel dalam menghadapi perubahan kebutuhan dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Bank Mandiri berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi, memastikan bahwa setiap proyek yang didanai tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.




