Bupati Roby Memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H

Senin pagi di Aula Bandar Seri Bentan, Bupati Bintan, Roby Kurniawan duduk di kursi utama, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bintan. Suasana yang biasanya berlangsung formal mendapatkan sentuhan semi-formal namun tetap penuh wibawa dari Bupati Roby. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah membicarakan kesiapan menyambut perayaan Idul Fitri 1447 H dan membahas segala isu terkait yang dapat mempengaruhi situasi dan kondusifitas.
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral: Dari Arus Mudik Hingga Ketersediaan Pangan
Pada pertemuan tersebut, beberapa poin penting menjadi topik utama pembahasan. Isu-isu tersebut meliputi arus mudik sebelum dan sesudah lebaran, sarana dan fasilitas, akses jalan, keamanan, hingga ketersediaan pangan dan pergerakan harga pasar. Semua ini menjadi prioritas dalam perencanaan dan persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Bupati Roby menjelaskan tentang pentingnya antisipasi terhadap berbagai ancaman yang mungkin terjadi selama lebaran. Ia menekankan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi dan sinergi dalam merencanakan dan mempersiapkan segala sesuatunya.
Arus Mudik dan Koordinasi Lalu Lintas
Salah satu topik yang dibahas adalah arus mudik. Bupati Roby meminta Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Bintan untuk bekerja sama dalam mengamankan lalu lintas, termasuk mengatur antrian yang diperkirakan akan memadati Pelabuhan. Ia berharap koordinasi ini dapat dilakukan dengan sebaik mungkin untuk memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas.
“Kendaraan yang turun naik kapal jangan sampai terhambat apalagi menghambat akses jalan di sekitar,” kata Roby, menambahkan pentingnya memastikan kelancaran akses jalan di sekitar pelabuhan.
Kesiapan Sarana dan Fasilitas Lintas Sektoral
Sementara itu, Dinas Pariwisata dan BPBD diminta untuk melakukan kunjungan ke tempat-tempat wisata dan resort, serta memberikan himbauan yang diperlukan. Bupati Roby juga meminta Dinas Ketahanan Pangan bersama DKUPP untuk terus memonitor ketersediaan bahan pangan dan pergerakan harga pasar.
Selain itu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga diminta untuk saling bekerja sama dan mendukung setiap kebutuhan yang ada. Mereka diprediksi akan menghadapi puncak arus mudik pada 13 dan 17 Maret 2026, serta puncak arus balik pada 24 dan 28 April 2026. Sepanjang periode ini, Pemerintah Kabupaten Bintan juga akan melakukan langkah-langkah antisipasi, termasuk menyiapkan posko Idul Fitri dan posko keselamatan di destinasi wisata yang berpotensi terkena bencana alam atau cuaca ekstrim.
Menutup rapat tersebut, Bupati Roby berharap semua pihak berwenang dapat mempersiapkan dengan baik pelaksanaan Idul Fitri 1447 H dan arus mudik tahun 2026. Semua ini, tentunya, harus sesuai dengan tugas dan wewenang masing-masing pihak.

