Kajari Sampang Bersinergi dengan Kajati Jatim Dalam Kunjungan ke Habib Alwi Baagil

Wilayah pantai utara Sampang tampak dipenuhi suasana khidmat pada sore hari Rabu, 15 April 2026. Dalam rangka memperkuat hubungan harmonis antara penegak hukum dan tokoh agama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Agus Sahat, S.H., M.H., melakukan kunjungan istimewa ke kediaman ulama kharismatik, Habib Alwi Baagil. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjalin sinergi positif dengan para pemuka agama di daerah tersebut.
Kedatangan Kajati dan Kajari Sampang
Pukul 15.30 WIB, rombongan dari Surabaya tiba di alamat Habib Alwi yang terletak di Jl. Raya Ketapang. Dalam kunjungan tersebut, Agus Sahat tidak datang sendiri, melainkan didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Mohammad Iqbal, S.H., M.H., serta Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz. Kehadiran mereka menandakan pentingnya kolaborasi antara instansi penegak hukum dan pemerintahan lokal.
Suasana Kekeluargaan
Dalam pertemuan ini, suasana yang tercipta jauh dari kesan formalitas birokrasi. Para pejabat dan tokoh agama berinteraksi dalam suasana yang lebih bersahabat dan kekeluargaan. Hal ini menciptakan ikatan yang lebih kuat dan memudahkan komunikasi antar pihak.
Agenda Pengajian dan Zikir Bersama
Agenda kunjungan ini menjadi semakin bermakna saat sesi pengajian dan zikir bersama dimulai. Dipimpin oleh Habib Alwi Baagil, acara ini diisi dengan lantunan doa dan zikir yang menggema, menciptakan suasana spiritual yang kental. Momen ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah (umaro) dan ulama, yang diharapkan dapat menguatkan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Tujuan Silaturahmi
“Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan upaya untuk mempererat komunikasi dan ikatan batin dengan para tokoh agama di Sampang,” demikian disampaikan oleh salah satu peserta kegiatan. Pernyataan ini mencerminkan pentingnya dialog antara penegak hukum dan masyarakat, khususnya dalam konteks keagamaan.
Peran Penting Tokoh Agama
Bagi Kejaksaan, tokoh agama memiliki peran krusial dalam mendukung penegakan hukum yang humanis dan dalam menciptakan ketertiban di masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi sosial dan spiritual warga di Pulau Madura. Pembangunan mental dan spiritual masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam kerjasama ini.
Dampak Kunjungan
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan akan ada dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Pertemuan ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam memperkuat hubungan antara lembaga penegak hukum dan tokoh agama.
- Membangun kepercayaan antara institusi hukum dan masyarakat.
- Memperkuat peran tokoh agama dalam proses penegakan hukum.
- Menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis.
- Menumbuhkan semangat gotong royong dalam masyarakat.
- Memfasilitasi komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan warga.
Penutupan Kegiatan
Menjelang senja, sekitar pukul 17.40 WIB, rangkaian acara spiritual ini pun berakhir. Rombongan Kajati Jawa Timur bersiap untuk kembali ke Surabaya, meninggalkan jejak kolaborasi yang diharapkan akan menjadi fondasi yang kuat bagi ketenteraman masyarakat religius di Sampang. Kunjungan ini menggambarkan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara penegakan hukum dan keagamaan, yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.