Gubernur Lampung Ungkap Pentingnya Pelayanan Prima untuk Pemudik demi Kepuasan Maksimal

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, telah menyerukan pentingnya pelayanan prima untuk pemudik. Ia meminta kepada pengelola masjid-masjid yang berada di sepanjang jalur lintas Sumatera di Provinsi Lampung untuk beroperasi selama 24 jam sebagai tempat peristirahatan bagi para pemudik.
Peran Penting Lampung Sebagai Gerbang Utama Sumatera
Menurut Gubernur Mirza, Lampung memiliki posisi yang strategis sebagai gerbang utama Pulau Sumatra bagi para pemudik yang melakukan perjalanan dari Pulau Jawa. Sehingga, Lampung memiliki tanggung jawab penting untuk menjadi daerah persinggahan bagi para pemudik yang melewati jalur tersebut.
Membuka Masjid Sebagai Tempat Istirahat bagi Pemudik
Gubernur Mirza menegaskan bahwa masjid-masjid yang berada sejauh Jalur Lintas Sumatra dapat berfungsi sebagai tempat istirahat bagi para pemudik. Selain sebagai tempat beribadah, masjid juga bisa digunakan oleh para pemudik untuk melepas lelah setelah melakukan perjalanan jauh.
“Sebagai warga Lampung yang daerahnya menjadi jalur lintasan para pemudik dari Jawa ke Sumatera, kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita berikan pelayanan terbaik kepada para pemudik dan para musafir ini,” tutur Gubernur Mirza.
Program Pengadaan Tempat Istirahat bagi Pemudik
Program ini bukanlah ide baru, melainkan merupakan kelanjutan dari program yang telah dilakukan sebelumnya. Tahun ini menjadi tahun kedua pelaksanaan program tersebut.
“Pada tahun lalu, kita juga telah melaksanakan program ini. Banyak masjid yang berpartisipasi, bahkan ada yang menyediakan makanan dan minuman bagi para pemudik,” ujar Gubernur Mirza.
Apresiasi Gubernur Mirza Terhadap Inisiatif Masyarakat
Gubernur Mirza memberikan apresiasi kepada pengurus masjid dan masyarakat yang secara sukarela telah menyiapkan makanan dan minuman bagi para pemudik. Menurutnya, inisiatif tersebut menjadi bentuk kepedulian dan pelayanan masyarakat Lampung kepada para musafir yang melintas di wilayahnya.
Pentingnya Menunaikan Zakat
Selain itu, Gubernur Mirza juga mengingatkan umat Muslim untuk menunaikan kewajiban zakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia berharap masyarakat yang memiliki kewajiban zakat, khususnya zakat mal, dapat menyalurkannya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang merupakan lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola pengumpulan dan penyaluran zakat.
Semangat Masyarakat Lampung dalam Menjalankan Ibadah
Gubernur Mirza juga mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat masyarakat Lampung dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan, khususnya kegiatan iktikaf di masjid-masjid. Antusiasme masyarakat, terutama generasi muda, sangat tinggi dalam mengikuti iktikaf pada malam-malam ganjil Ramadan.
“Ketertarikan umat muslim, terutama di Bandar Lampung, untuk beriktikaf sangatlah besar, terutama pada malam-malam ganjil,” ujarnya.
Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Iktikaf
Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa di Masjid Al-Bakrie saja, pada malam ke-25 Ramadan tercatat sekitar 1.500 jamaah mengikuti kegiatan tersebut. “Di beberapa tempat ada yang 300 orang, ada yang 700 hingga 800 orang, luar biasa semangat masyarakat Lampung, terutama generasi muda,” ujarnya.
Menurut Gubernur Mirza, tingginya antusiasme masyarakat tersebut menunjukkan bahwa umat Muslim di Lampung menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan dan kekhidmatan, termasuk dalam menghidupkan malam-malam Ramadan melalui iktikaf di masjid.
“Saya merasa sangat senang melihat umat muslim khusyuk, berhikmat, khusyuk, khidmat dalam pelaksanaan ibadah puasa termasuk dalam iktikaf,” tutupnya.